Januari 30th, 2010

Gejolak yang Mulai Membakar : Perbedaan Itu

Tentang perbedaan itu, sangat jelas laki-laki dan perempuan memang berbeda, karena itu mereka harus diciptakan, untuk saling berpasangan, dalam konteks sebuah keluarga.. istilah dari salah satu film yang pernah saya tonton, Adam and Eve, not Adam and Steve..  Dalam sub bab tulisan ini, saya sepenuhnya setuju dengan materi tulisan, penjabaran tentang perbadaan mindset laki-laki dan perempuan secara umum, bukan menghakimi, tapi perlu untuk diketahui..

Tentang perbedaan itu, setuju atau tidak, dalam sebuah hubungan, unsur “seksual” lebih mendominasi pada makna cinta bagi laki-laki. Ada lagi kalimat yang bikin nyengir tentang perbedaan itu : pernikahan adalah harga yang dibayar laki-laki untuk seks, sedangkan seks adalah harga yang dibayar perempuan untuk sebuah pernikahan.. Dari sisi humor,saya setuju dengan kalimat ini. Untuk melengkapi tulisan bahwa seks merupakan hasil sampingan ( by-product) dari mencintai, maka bagi laki-laki, seks merupakan target.

Tentang perbedaan itu, ada lagi kondisi dimana dalam posisi tidur, umumnya laki-laki berada di sisi yang dekat dengan pintu. Hal ini membuat perempuan merasa aman dan nyaman, bahwa laki-laki akan melindungi jika ada gangguan. Namun, bagi laki-laki nakal, kadang situasi ini dimanfaatkan agar gampang menyelinap keluar untuk bergabung dengan konco-konconya di bar ketika sang istri sudah terlelap xixixi..

Tentang perbedaan itu, jika laki-laki lebih terpengaruh oleh reaksi fisik dan visual,perempuan sangat melibatkan emosi dalam hubungan seksual, perasaan membutuhkan perlindungan, sentuhan yang membuat nyaman, hingga rasa puas.  Entah sudah dikondisikan sedemikian rupa, atau faktor perasaan yang membentuknya, yang jelas memang ada perbedaan yang mendasar, bahwa untuk membuat laki-laki bahagia, perempuan hanya perlu telanjang, namun tidak sebaliknya. Hahaha ini tentu saja merupakan anekdot sekaligus sindiran.

Tentang perbedaan itu, laki-laki jauh lebih pencemburu dari perempuan,dan bedanya lagi,laki-laki sangat tertutup untuk itu. Perempuan lebih suka bicara apa adanya jika mereka cemburu,sehingga terkesan perempuan lebih pencemburu. Sama juga dengan romantisme, laki-laki jauh lebih romantis dari perempuan, namun laki-laki jarang mengungkapkannya.

Tentang perbedaan itu, perempuan dapat memaafkan pasangannya yang selingkuh,namun laki-laki tak dapat memaafkan pasangannya yang selingkuh. Ini bukan pembenaran atau pembelaan, tapi hal yang harus dihindari untuk menjaga kemurnian cinta, dan percikan itu akan lama kelamaan akan bergejolak dan mulai membakar. Rumput tetangga lebih hijau, pandangi saja,tak perlu dimakan, kecuali anda kambing.

Tentang perbedaan itu, perempuan sangat suka jika pasangannya sesekali memasak atau membantu pekerjaan rumah ( istri), sedangkan laki-laki tidak suka pasangannya bisa mengganti genteng yang bocor.

Tentang perbedaan itu, dan tentang perbedaan ini, bukan untuk diperdebatkan atau memojokkan salah satu pihak, namun perlu dipahami, agar setiap pasangan dapat saling mengisi dan mengerti satu sama lain,karena tujuannya kan pasti sama,yaitu kebahagiaan…

catatan:

- Walau artikel ini dituliskan sesuai teori yang berlaku secara umum,tetapi untuk tulisan mengenai hubungan seksual, maka “laki-laki” dan “perempuan” mohon dibaca sebagai “suami” dan “istri” .. :D

- Rumah Kayu writing contest, dari Bab V KAMAR, sub bab Gejolak yang Mulai Membakar : Perbedaan itu ( halaman 214)

<!--tag widget code-->
<a href="http://rumahkayu.blogdetik.com/2010/01/08/rumah-kayu-writing-contest/" target="_blank">
<img src="http://o.detik.com/images/blog/rumahkayu.gif" width="180" height="125" />
</a>

Januari 17th, 2010

Cattenacio

Dulu dalam tulisan RODA, 27 Oktober 2009, mengulas tentang Pak Agus, dan polemik aset milik almarhum ayahnya..

Belakangan ini, di harian lokal, masalah ini semakin gencar dibicarakan, terutama setelah bapak walikota mengeluarkan somasi agar pihak ahli waris merobohkan bioskop Banteng,sebelum dirobohkan oleh Pemkot. Batas waktunya 20 Januari 2009. Sedikit update informasi, bahwa awalnya bapak walikota ingin mengambil alih bioskop banteng,namun mendapat perlawanan dari pihak ahli waris, sehingga walikota mengambil langkah menggugat hak alas atas aset tersebut,dengan tergugat I adalah BPN, dan tergugat II adalah ahli waris. Sekaligus pembetulan berita, bahwa pemkot memenangkan gugatan di tingkat dasar dan banding, namun di tingkat kasasi,MA membatalkan kemenangan pemkot.

Kalah di MA, walikota segera mengeluarkan jurus lain, yang mengatakan bahwa alasan utama untuk merobohkan eks bioskop banteng adalah alasan trauma masa lalu.  Pak Agus menjelaskan, kalau begitu robohkan dulu rumah dinas walikota, karena bangunan itu adalah eks karesidenan hindia belanda, atau robohkan dulu istana negara, karena bangunan itu merupakan eks kediaman gubernur jendral hindia belanda. “Silahkan ditulis besar-besar bahwa itu pernyataan saya” kata pak Agus kepada wartawan yang ingin mendapatkan penjelasan dari beliau. Namun tak ada yang berani menulisnya.

Walikota tidak menyerah, segala upaya dilakukan, seperti membentuk tim pengkajian yang terdiri dari Dinas Tata Kota, Dinas Kesehatan, LPM dan LSM. Menurut saya, cara ini untuk menambah dukungan saja, selain mensomasi ahli waris agar membongkar sendiri eks bioskop banteng daripada dibongkar oleh Pemkot. Sedangkan berita terbaru, pihak Polresta tidak bersedia ikut dalam tim pembongkaran. Logikanya sederhana saja, pihak ahli waris tidak akan melawan secara fisik, silahkan saja kalau pemkot berniat membongkar, jadi tak perlu pengamanan ketat. Justru pihak Pemkot yang ribut-ribut sendiri mengundang massa dan LSM bayaran.

Inti dari masalah ini adalah pembangunan Bangka Trade Center yang sudah berjalan,namun terhambat oleh adanya eks bioskop banteng ini. Developer menuntut penjelasan status eks bioskop, sehingga walikota kelabakan dan menggunakan segala cara untuk membongkar. Lagipula, jika luas lahan ini sekitar 1500 meter persegi, dan harga blok toko di BTC dijual Rp 30 juta/m2, bisa dihitung ada uang berapa di lahan sengketa ini. Sebuah kesalahan fatal jika Pemkot dengan penuh percaya diri meresmikan peletakan batu pertama tanda dimulainya proyek ini,sedangkan di dalamnya masih ada tanah sengketa. Sekarang walikota yang terjebak dengan kebijakannya sendiri, malah menuduh adanya pihak yang menghambat pembangunan. Setelah kalah di MA, baru walikota mengajak ahli waris untuk berunding dengan tema kecintaan pada kota.

Pak Agus saja mengatakan, jika sejak awal ada ucapan permisi,mungkin bisa dirundingkan jalan yang terbaik,dia akan kooperatif, dan jika memang untuk kepentingan umum,silahkan saja kalau mau diambil pemkot. Tapi ini tidak pakai permisi,walikota  malah menggugat. Ini kan sama saja dengan merampok.  Makanya,somasi 3×7 hari dari walikota agar pihak ahli waris untuk membongkar sendiri gedung itu tidak ditanggapi,dan niat walikota untuk membongkar bioskop tersebut belum dapat diambil tindakan, setelah eksekusi baru ditanggapi. 3 hari menjelang hari H , semoga yang terbaik buat masyarakat kota Pangkalpinang.

(Tambahan yang diambil dari note yang pernah di publish di fb )

Malu malu dong, kamu ketahuan bohong xixixi

Awal tahun 2008,di halaman eks kantor PT MB dilakukan pengecoran. Pak Agus, selaku ahli waris, segera menemui ibu lurah untuk mendapat penjelasan. Langkah yang diambil sangat tepat dan mencerminkan orang yang berpendidikan,santai tapi pasti.Tak perlu mengusir buruh proyek, atau bersitegang dengan mandor proyek.

Pak Agus : Bu, maaf, di halaman kantor ayah saya ada yang melakukan pengecoran,itu kerjaan siapa,tentu ibu lurah tahu ?
Bu Lurah : Oh, itu proyek Pemkot..
Pak Agus : Oke,terima kasih Bu, besok saya akan tanyakan ke Pemkot

Keesokan harinya Pak Agus menghadap bapak Walikota,dapat nomor antrian kedua. Ekonom lulusan Jerman ini sekarang kondisinya sangat berbeda dengan 20 tahun yang lalu,agak lusuh dan renta.

Walikota : Saudara ini siapa,ada perlu apa ?
Pak Agus : Halaman eks kantor ayah saya sedang dilakukan pengecoran, dan saya tanya ke Bu Lurah,katanya dilakukan oleh Pemkot,apakah itu benar?
Walikota : Memangnya kenapa kalau ada pengecoran ?
Pak Agus : Maaf Pak, jika di halaman rumah kita ada kegiatan, tentu pemilik rumah pasti diberitahu,minimal ada permisi..
Walikota: Ohhh.. itu proyek Pemprov, bukan Pemkot
Pak Agus : Baiklah Pak,kalau begitu saya permisi,saya akan tanyakan pada Pak Gubernur
Walikota : Nanti duluuu, anda kenal dengan Gubernur?
Pak Agus : Sebagai warga propinsi ini, tentu semua orang kenal dengan Bapak Gubernur
Walikota : Maksudnya, secara personal ?
Pak Agus : Maaf Pak, itu tidak penting, masalahnya adalah saya hanya ingin tahu untuk apa dilakukan pengecoran, permisi pak ..
Walikota : Nanti dulu, kira-kira apa yang akan anda lakukan dengan masalah ini ?
Pak Agus : Lapor polisi,ini kan negara hukum, Pak .. Saya hanya perlu tahu siapa yang memerintahkan pekerjaan ini..
Walikota : Nanti dulu … ( menelpon beberapa nomor )
Walikota : Oke, pekerjaannya sudah saya hentikan, saya pikir tidak perlu lapor polisi
Pak Agus : Baiklah Pak, jadi ini pekerjaan Pemkot atau Pemprov ?
Walikota : Sudahlah, saya ada rapat sekarang

Januari 2nd, 2010

Kingkong Jatuh Cinta

Selamat Tahun Baru, sahabat…semoga tahun 2010 membawa perbaikan bagi kita semua..

Dulu, saya memiliki gank maya 6 sekawan,yang sudah berlangsung sejak tahun 1998,kami bertemu di dunia chatting..  Banyak topik yang dibahas, namun yang menarik adalah komitmen untuk menjadi maya forever,artinya saling tak menginginkan berjumpa di dunia nyata,karena jika sudah bertemu,sudah tidak maya lagi. Salah satu sahabat gank maya adalah Doni. Waktu itu foto tidak menjadi masalah, kami hanya bertukar kata-kata. Dan ketika Doni memasang fotonya pun,yang foto masih muda, saya mengira beliau adalah seumuran saya. Belakangan baru saya tau bahwa umurnya sudah 50+, segera saja meralat panggilan dari Don menjadi Mas Don hehehe..

Awal Januari tahun lalu kami agak saling intens chatting, dan beliau kerap menanyakan mengapa saya masih belum menikah. Beliau juga bercerita tentang indahnya dunia pernikahan, termasuk rumah tangganya yang sangat mendekati sempurna. Beliau juga mengatakan bahwa dia menikah pada usia 34 tahun. Dan sejak itu saya sering dinasehati untuk segera menikah. Dan saya pun berjanji padanya bahwa paling lambat, akhir tahun 2009 saya akan menikah. Dan sejak itu pula, hingga bulan Desember kemarin, trademark “akhir tahun ini” menjadi kata kata yang paling sering terucap dan didengar.

Namun takdir berkata lain, sekitar bulan Mei, Mas Don sering curhat mengenai rumah tangganya yang bermasalah,dan akhirnya mereka benar benar bercerai pada bulan September.  Tapi, awal Desember kemarin, beliau resmi menikah lagi. Wah, boro-boro menyamakan kedudukan, sekarang malah skornya menjadi 2-0.. asem ik’..

Beragam cara dilakukan untuk menepati janji,termasuk menjumpai banyak penolakan. Apalagi memasuki bulan Desember, segera dibentuk pansus “30 Hari Mencari Cinta” segala :D .. Dan ketika makan siang pada hari sabtu tanggal 19 Desember, saya bertemu dengan Yulianty. Kami sempat bertegur sapa, tapi niat untuk menanyakan nomer telponnya tak terucapkan. Ini kali kedua kami bertemu, yang pertama terjadi sekitar 2 bulan yang lalu, di rumah Siska,waktu saya sedang melakukan PDKT ke Siska. Waktu itu, sama sekali tidak ada perasaan apa-apa, namun saat ini, terpikir untuk mendekatinya. Malamnya, saya segera memanfaatkan segala petunjuk yang ada, sedikit informasi saja sangat berharga, ceritanya seperti anggota reskrim yang sedang melakukan penyelidikan. Akhirnya mendapat informasi tempat Yanty bekerja, dan saya kenal dengan bos-nya. Dari situ didapat nomer HPnya, namun sudah tengah malam. Padahal, menurut kamus cinta,faktor malam minggu memberi sentimen positif untuk melakukan pendekatan.

Minggu pagi tanggal 20 saya mencoba menelpon,dan kami berbincang cukup lama,kebetulan siangnya saya mendapat undangan pernikahan, sayapun mencoba mengajaknya untuk menemani,dan dia setuju..huhuyyy. Ribuan wartawan infotemen yang melihat saya menghadiri kondangan bersama seorang perempuan segera menghampiri dan meminta waktu untuk wawancara, namun hanya saya jawab: kami hanya teman biasa..maaf,tidak melayani wawancara,jangan bikin saya mengumpat di twitter,please!

Malamnya, saya kembali mendatangi rumahnya,kami duduk di balkon teras rumahnya dengan arah yang berbeda. Kemudian yanty berkata, mengapa duduknya tidak searah,mari kita sama sama menghadap ke utara,memandang langit yang begitu indah. Padahal langit begitu begitu aja kok, mungkin faktor jatuh cinta yang membuat semua terasa indah. Sesaat kemudian saya katakan,” Jika tiba tiba ada bintang jatuh, apa yang akan kamu minta?”

Yanty : Saya ingin meminta dibawakan seorang pangeran untuk duduk disamping saya

Mr P : Oke, mari kita tunggu bintang jatuh,walau seribu tahun lamanya

Yanty : Sepertinya tak usah menunggu, pangeran itu sudah ada di sini

Mr P *ngelunjak*

Mr P : Kamu ini romantis apa lebay sih ? Saya hanya tukang reparasi pompa air

Yanty : Kamu pangeran bagiku

Mr P : Kalau begitu, namamu ganti jadi Manohara yaaa

Yanty : Tanpa silet yaaa

Mr P : Tanpa tas HERMES yaaaa

Ditusuknya pinggangku dengan telunjuknya,lalu kupeluk dirinya dan kukecup keningnya, sambil berkata, I love you..

Desember 15th, 2009

bussiness as usual

Lelaki itu berpakaian sangat rapi,dan berkacamata. Tentang kacamata, pernah menjadi joke ketika kuliah,bahwa jika memakai kacamata adalah orang baik-baik, itu kata my partner in crime yang berkacamata. Apakah teman2 punya pengalaman melihat maling berkacamata ??

Stanley : Pak, saya ingin mengelola pantai ini,demi kemajuan pariwisata di daerah ini

Pejabat : Oh bagus, iklim investasi sedang lesu, dan saya juga butuh prestasi,mari kita realisasikan secepatnya

Stanley:  Sebagai putra daerah, itu sudah merupakan kewajiban saya,Pak.  Saya mau membangun vila dan hotel di kawasan pesisir pelangi,demi kemajuan pariwisata daerah kita.

Pejabat : Bagus sekali, kamu butuh tanah berapa hektar?

Stanley: Yah,kurang lebih 200 hektar

Pejabat : Wah,berarti dari ujung ke ujung dong,luas kawasan pantai ini kurang lebih begitu

Stanley: So sweet,ini pertanda jodoh ya pak!

Pejabat : Indera ke enam saya mengatakan begitu.. ngomong2 saya dapat apa ?

Stanley: Tenang saja pak, surat rekomendasi bapak ke BPN saya hargai 1 miliar rupiah

Pejabat : Jangan melucu dong, 20 hektar saja kalau begitu

Stanley: Hmmm oke 10..

Pejabat: Deal, tunai ya.. ngomongnya jangan panjang panjang, nanti ada yang dengar..nanti saya akan panggil bagian pariwisata untuk mempermudah segala keperluan proyek pariwisata kita ini

Stanley: Oke pak, semoga semua cepat terlaksana .. Oh ya, proyek ini butuh dana besar pak

Pejabat: Maksudnya kamu ingin pemda menyertakan modal ?

Stanley: Bukan begitu,nanti susah hitung-hitungannya.. Saya butuh surat rekomendasi dinas saya untuk mengurus kredit pariwisata

Pejabat : Oh tenang saja,itu pasti saya bantu,nanti kita sama-sama ketemu pimpinan cabang bank pembangunan daerah, untuk kredit pariwisata bisa dapat yang 3 % per tahun..manfaatkanlah sebaik-baiknya

Stanley: Terima kasih pak

Lelaki berkacamata itu pulang dengan senyum sambil bergumam dalam hati, aku bakal kayaa, aku bakal kayaaa… Seminggu kemudian wajahnya tampil di koran lokal sedang menandatangani MoU proyek pariwisata daerah dengan kepala daerah dan pejabat bank pembangunan daerah. Kucuran kredit lunak 80 miliar sudah dalam genggaman. Saatnya bekerja.

10 miliar untuk big boss.

1 miliar untuk dana taktis.

Sisanya berapa? 69 ! oh angka cantik!

19 miliar diserahkan ke kas perusahaan untuk proyek pariwisata, dengan perintah pengerjaan bertahap dari masterplan, untuk melihat respon pasar terlebih dahulu.

50 miliar dimasukkan ke deposito. Cari rate yang tertinggi,itu pun masih bisa nego lagi, yang jelas diatas 10% per tahun.

Otak kiri: bos, kenapa tidak masukin ke reksadana ?

Mr P: saya ndak ngerti,ini aja 90% ngaco!

Jadi jika saja bunga deposito 10% per tahun, dalam jangka 10 tahun uang 50 miliar itu akan menjadi 100 miliar bukan. Kata orang di milis, ahli ekonomi itu harus bisa menyederhanakan hal yang rumit.

( ditulis sambil melamun dan mengelus dengkul, siapa tau dengkul ini bisa dijadikan modal, dipengaruhi rasa kesal kepada sebuah perusahaan terkenal)

Desember 6th, 2009

setengah detik

Well, she was just 17,
You know what I mean,
And the way she looked was way beyond compare.
So how could I dance with another (ooh)
And I saw her standin’ there… ( The Beatles )

Tiba2 ingat lagu ini, yang sering dinyanyikan waktu kuliah, it’s rock n roll, boys and girls … Beberapa waktu yang lalu saya pergi ke toko obat, melihat seorang pegawainya, seorang gadis yang cukup menarik perhatian saya. Tanpa di sadari, kami saling bertatapan sekitar 1 detik. Menurut kamus mrpsycho, pandangan sekitar 500 milidetik adalah hal yang wajar, namun jika ditambah 500 milidetik lagi, bisa nyetrum! Sejak itu saya beberapa kali pergi membeli obat di toko itu, kadang membeli redoxon, kadang membeli larutan penyegar. Dan kami selalu melakukan ritual  pandangan 1000 milidetik,namun tak sepatah kata pun yang sanggup terucap. Huh, I’m not half a man I used to be.

2 minggu lalu akhirnya saya beranikan diri untuk “berhubungan lebih intim”, dengan bertanya ” Kamu tinggal dimana? Sepertinya pernah berjumpa”. Jawabannya singkat, ” Di jalan mentok”. Dan aku pun tak sanggup melakukan penetrasi yang lebih dalam. Seminggu kemudian saya niatkan lagi untuk datang ke toko obat itu,mudah-mudahan ada perkembangan, kebetulan hari minggu jam 1 siang, rupanya hanya buka setengah hari. Kemudian kucatat nomer telepon yang tertera di papan nama toko itu, tuut ..tuutt ..tuutt…

X : haloo ..

Mr P : halooo, tokonya tutup ya ?

X : iya sampai jam 12, ada apa ?

Mr P : ehhhh, siapa ya namanya penjaga toko yang tinggal di jalan mentok, saya lupa … ( white lie is no crime, boys and girls)

X : Lia ? kenapa ?

Mr P : oh iya, Lia, sekarang inget deh, bisa minta nomer HP Lia ?

X : maaf  saya tidak bisa kasih, ada perlu apa ?

Mr P : ( muter otak setengah detik ) ehhh, kemarin saya ke toko dan pesan telur, saya mau tanya sudah ada belum ..

X : ohhh, mereka pelihara ayam  ya, sebentar ya … 0852xxxxxxx

Mr P :  terima kasih ya… klik..YESS!

Sambil berjalan ke tempat yang lebih sepi, saya pun mencoba menelpon… tuut ..tuutt..tuuttt…

Lia : haloo ..

Mr P : haloo, Lia ya ..

Lia : ini siapa ?

Mr P : Asan, boleh kenalan ?

Lia : Asan mana ? kamu tau nomer saya dari mana ?

Mr P : dari toko,bos kamu yang kasih..

Lia : masa bos saya kasih ?? ada apa?

Mr P : kan udah dibilang mau kenalan ..

Lia : saya mau mandi dulu ya … klik!

Arrgghhh ..gagal maning son.. Well, tiap orang menemui kata gagal,tapi putus asa adalah fatal.. Sorenya saya coba untuk menelpon lagi, dijawab oleh seseorang, “Lia sedang mandi” … Arrghhh ni anak nama lengkapnya Lia Sukamandi kali ya… Malamnya saya telpon lagi, tidak di angkat, kemudian ada sms darinya : lg makan sekeluarga,gx enx jwb telp. Saya balas: maaf, kalau ada waktu kasih tau ya.. Namun tak ada balasan lagi.

Besoknya sepulang kerja saya mampir ke toko itu lagi, membeli redoxon lagi! Mati gaya kali ya, lagian masa beli Irex atau Kukubima.. Namun lagi lagi saya tak mengucapkan sepatah kata pun lalu berlalu. Malamnya saya sms, lagi lagi tidak dibalas. Saya pikir, mungkin dia tidak tertarik, atau sudah punya pacar, kalo ingat rule # 2, jangan diganggu deh. Sayapun berusaha melupakannya,dengan hati yang hancur berkeping keping, ku tegakkan kepala untuk melangkah lagi, waktuku tak banyak, aku harus berkelahi dengan waktu..

But, anything happens for a reason, ketika sedang mengecat pintu BRI, tanganku terluka kena potongan kaleng yang tajam. Dalam perjalanan pulang kerja, dan selalu melewati toko itu, hati kecil ini berbisik, di kamar tidak ada handiplast,mampirlah beli.. Seperti alur skenario sinetron, saat itu toko sedang sepi, ada kesempatan untuk mengungkapkan sesuatu..

Otak kiri : it’s now or never!

Otak kanan : say something,bos!

Dalam tempo setengah detik, kuberanikan diri untuk bertanya ” Nama kamu Lia kan ?” Dia jawab ” Bukan, eh iya”  Sesaat kemudian lidah ini kembali terkunci, tak tau harus ngomong apa lagi,aku pun melangkah pergi. Tiba di rumah, aku sms lagi : aku yang tadi beli handiplast, kok sms ku tak pernah dibalas, kalau sudah punya pacar, maaf. Semenit kemudian ada balasan : oh, itu kamu ya,maaf saya mlz blz zmz org gx knal. Hmmm, ada titik terang nih,pikirku..huhuyyy!

sms Mr P : sori ya dulu cara kenalannya aneh

sms Lia : hahaha..kmu udh bkluarga ?

dst ..dst ..dst .. Dalam 2 jam kamipun bertukar sms sekitar 30-an,saling bertanya. Dan selama 2 jam itu kusapu kepingan hati yang berserakan menjadi terkumpul kembali.. ketika ku tanya kapan bisa ketemuan, dijawab nanti dululah,kan baru kenalan, semua butuh proses. Ah, sungguh kalimat yang bijak. Padahal nih, kalo lagi jatuh cinta, semua juga terasa bijak dan indah xixixi.. Sedangkan saya, yang sedang berpacu dengan masa kadaluarsa, tiap detik sungguh berarti. Tapi bukankah cinta itu memahami ? Ah, kalo ngomongin cinta, kaga ada matinye dahh…

Keesokan paginya ku kirim sms lagi, karena menurut kamus mrpsycho, mendapat ucapan selamat pagi dari orang yang kita sayangi adalah setara dengan ketiban durian runtuh.

sms Mr P : morning

sms Lia : met pagi

sms Mr P : sedang apa, masuk kerja jam berapa

sms Lia : habiz mndi, mau ke skulz

Mr P : ( setengah pingsan )

sms Mr P : oh,masih SMA ya, dimana ?

sms Lia : Bakti

sms Mr P: kelas 3 ya ?

sms Lia : klaz 2

Mr P : ( pingsan total )

Next Page »