Imlek 2561

15 Feb 2010

GONG XI FA CAI …

Dalam kalender cina, tanggal 14 Februari 2010 kemarin adalah tanggal 1 bulan 1 tahun 2561,yang merupakan tahun baru,dan dirayakan dengat sebutan imlek atau sin cia. Dan uniknya, setiap tahun itu memiliki nama berdasarkan urutan shio,dan tahun ini merupakan tahun macan. Artinya, setiap orang yang lahir mulai dari kemarin berarti memiliki shio macan. Semua shio ada 12, bagi sebagian orang, mereka lebih mudah menanyakan umur berdasarkan shio,sedangkan saya tidak hafal hehehe. Masih dalam perhitungan kalender cina, tanggal ulang tahun pun masih banyak yang dirayakan menurut tanggalan cina. Jika kemarin 14 Februari si A lahir, tahun depan perayaan ulang tahunnya belum tentu tanggal 14 Februari 2011, tapi tanggal 1 bulan 1 kalender cina. Dalam budaya tionghoa, perayaan ulang tahun biasanya setiap pagi ada telur rebus yang diberi warna merah sesuai dengan jumlah keluarga di rumah, dan yang berulang tahun akan mendapat 2 buah telur. Karena tanggalnya berubah-ubah, kadang saya sering bingung siapa yang berulang tahun.

Untuk di daerah saya, perayaan imlek masih sangat terasa, dari menghias rumah dengan lampion, parade barongsai, dan open house. Sabtu 13 Februari sebagian besar warga tionghoa sudah tidak bekerja/buka toko, umumnya sembahyang memuja leluhur yang sudah mendahului,kemudian mengantar makanan,minuman dan buah jeruk ke rumah2 saudara dan keluarga yang kurang mampu.

Dalam budaya tionghoa, kemakmuran ( “fat” )selalu manjadi tema utama,dan tentu saja makan-makan. Makanya, jika diamati, dalam budaya tionghoa, sapaan kepada kerabat atau tamu yang datang ke rumah umumnya berupa pertanyaan sudah makan belum. Dan dalam bahasa cina, fat juga berarti angka delapan ( 8 ). Jadi,kalau iseng, coba perhatikan keberadaan angka 8 ini di perusahaan2 besar seperti Salim grup atau hotel Mulia, akan banyak dijumpai angka ini. Masakan pada perayaan imlek juga lebih banyak dari biasanya, dan banyak keluarga yang memasak 8 macam menu masakan, yang merepresentasikan kata “fat”, baik fat=makmur/chinese, maupun fat=overweight/english.. hahaha…

Antusiasme imlek masih terasa pada anak2,dan dulu kecil saya juga begitu,jam 6 pagi sudah mandi dan pakai baju baru, tak sabar untuk melakukan aksi door to door untuk mendapatkan angpao. Tak peduli kenal atau tidak, pokoknya rumah2 di sekitar,dikunjungi. Dan parahnya, kalau jumlah angpao pada suatu rumah cukup besar, kadang kami kembali lagi. Kalau ketahuan sudah pernah datang, langsung aja ambil langkah seribu. Begitu pula imlek kemarin, banyak sekali anak2 entah dari mana saja yang datang, jadi teringat waktu masih kecil juga begini. Angpao, uang yang dimasukkan dalam amplop merah, merupakan lambang kemurahan hati dan berbagi rejeki. Dalam keluarga, tradisinya yang tua memberi kepada yang lebih muda, dan karena saya cah bontot, sudah dapat dipastikan pemasukan dan pengeluaran saya tidak berimbang huhuyyyy…


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post