Kamera CCTV

3 Apr 2010

Jenis2 kamera CCTV sangat beragam, dari yang paling murah buatan cina harganya sekitar 100 ribu rupiah hingga jutaan rupiah per buah. Tentu saja semakin mahal spesifikasinya semakin baik,dari resolusi hingga kemampuan menangkap obyek di kegelapan yang menggunakan teknologi infra merah. Sedangkan jenis wireless juga ada beberapa macam,tentu saja harganya agak mahal karena harus ada pemancarnya. yang saya pernah baca, ada lagi jenis IP-camera, yang sudah masuk kategori kamera pengintai yang bisa diletakkan dimana saja dan hasil pantauannya dapat di akses via internet.

Mulai dari yang paling sederhana, kamera murah, jika dimanfaatkan dengan baik juga sudah cukup lumayan. Biasanya masih analog,dan tidak mampu berfungsi dengan baik di daerah yang agak gelap. Namun untuk pemakaian di toko,gudang atau apotik, mungkin masih memadai, karena biasanya hanya dipakai waktu jam operasional dan memiliki penerangan cahaya lampu. Dihubungkan dengan kabel, jadi dari ruang monitor bisa memantau aktifitas kegiatan, terutama di toko, atau kasir dll. Untuk jenis ini, biaya yang dibutuhkan hanya sekitar 150 ribu rupiah per titik kamera. Harga 100 ribu itu sudah termasuk adaptor.

Kelas berikutnya ada di kisaran 300 ribu rupiah, biasanya sudah digital dan memiliki fungsi infra merah sehingga dalam keadaan agak gelap, kamera masih dapat menangkap obyek. Resolusi gambar pun lebih baik. Bentuknya macam-macam dan ukurannya pun lebih besar dari kamera kelas dibawahnya.

Tingkat berikutnya adalah kamera yang berharga diatas 1 juta hingga 3 juta rupiah. Jenis ini dilengkapi fasilitas zoom,semakin mahal tentu saja kemampuan zooming akan semakin tinggi. Yang pernah saya coba,hasilnya memang mantab,sebuah tulisan berukuran 1×1cm dapat terbaca dari jarak 20 meter.

Untuk jenis IP-camera,yang pernah saya tahu harganya berkisar diatas 2 juta rupiah.

Kemudian, ada lagi alat yang umum digunakan yaitu multiplekser. Alat ini berguna untuk menampung beberapa titik kamera untuk ditampilkan pada monitor. Untuk 4 titik, hasil tampilannya adalah 1 layar dibagi 4, atau bisa dibagi 9,hingga 32 titik. Selain sebagai pembagi pantauan, alat ini biasanya berfungsi sebagai perekam,yang kapasitasnya tergantung dari hard-disk yang terpasang. Kalau tidak salah, untuk kapasitas 250 GB bisa merekam selama 2 minggu. Semakin lama, kapasitas hard disk ini semakin meningkat,dan harganya pun semakin murah. Misalnya kita membeli hard disk 250 GB,maka setelah 2 minggu hasil rekaman harus dihapus/over-write dengan rekaman yang baru. Begitu terus menerus. Dan, beberapa multiplekser juga yang memiliki fasilitas akses via internet. Jadi, walau kameranya ada di apotik Berkah-Gresik, dapat dipantau dari warnet Multiplus Pamulang,dengan memasukkan IP address yang telah di setting.

Mengapa perlu di rekam? Kadangkala, contohnya kasus kehilangan barang di gudang, baru diketahui beberapa hari setelah kejadian, karena tidak mungkin kamera CCTV dipandang terus menerus. Jika stok barang tidak sinkron dengan jumlah stok, maka baru diketahui ada yang mengambil tanpa pemberitahuan. Lalu rekaman CCTV ini diputar kembali untuk melihat siapa yang berada di sekitar lokasi kejadian. Begitu pula seperti kamera pada mesin ATM. Jika ada laporan masuk, maka data transaksi akan disesuaikan dengan hari/jam kejadian untuk diputar kembali rekamannya.

Sekarang juga sudah banyak software komputer untuk aplikasi CCTV ini, dari setting perekam hingga fungsi pengontrolan dari komputer. Jika menggunakan software komputer,maka multiplekser tidak diperlukan lagi, dan proses monitoring bisa dilakukan dari monitor PC.
Jadi, apa fungsi kamera CCTV? Ya macam-macam, dari untuk keamanan rumah, pengawasan di toko,gudang atau pabrik, pemantauan ruang publik, traffic monitor, bahkan jika ada dosen yang outlier, bisa memasang kamera CCTV di ruang kelas ketika ujian, lalu sang dosen bisa ngopi dan merokok di kantin, mungkin anak didiknya tidak akan berani macam-macam,karena dipantau kamera,meskipun kameranya belum tentu beneran xixixi


note: - Tulisan merupakan pengalaman pribadi, jadi kalau tidak sesuai dengan teori harap maklum
- Jika ada perbedaan harga,paling-paling cuma beda 1 angka nol saja
- Jika terdapat tempat dan nama yang sama, itu hanya kebetulan semata


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post