Piala Dunia 2010

17 Jul 2010

Dear Novi,

Ingatkah kamu, hari Jum’at itu, engkau menerima cintaku. Karena daya ingatku yang sering bermasalah,aku suka mencari-cari hal-hal yang bisa dikaitkan untuk mempermudah mengingat sesuatu. Hari itu adalah pembukaan Piala Dunia! Ah, bermiliar-miliar penduduk dunia ikut merayakan hari kita jadian! Berisiknya vuvuzuela,tarian samba,derap pasukan tae-guk, deru panser,semua menyatu merayakan hari yang spesial ini, untuk kita berdua. Sungguh beruntung bukan,kita berdua.

Saya tidak tahu apakah ibumu menyukai sepakbola sepertimu, tapi beliau sangat antusias untuk mengomentari setiap gerakan pemain bola ketika saya menonton siarang langsung di rumahmu. “Lambat sekali, kurang latihan, menendang angin, yang itu jago, hingga golll”, kata-kata yang sering diucapkan beliau saat itu. “Golllll,hebatttt” kata ibumu ketika tendangan pelan Clint Dempsey diantisipasi secara tolol oleh Robert Green. “Kita dukung Inggris lho bu” ucapku. “Inggris baju apa?” tanya ibumu.

” Hmmm pemain Jepang nomor 17 itu cakep,saya suka melihatnya” katamu. Oh, sebentar, 5 menit yang lalu saya baru dapet SMS, silahkan baca.

From: +081278892xx - Andriani (work) : Yang nomer 17 mirip kamu lho,lagi apa?

Ah dasar narsis,katamu. Lho, bukan aku yang mengatakannya,sayang! Dalam Judo, ini teknik menjatuhkan dengan tenaga lawan. :D

Ayahmu selalu ketiduran ketika menonton televisi. Sama dengan kamu, katamu. Pulang sana, ucapmu setiap mataku terpejam walaupun pertandingan berjalan dengan seru. Kamu pasti mengantuk karena tidak merokok di rumahku,katamu. Bukan sayang, aku selalu nyaman berada di dekatmu,itulah sebabnya. Huh!

Minggu siang yang terik…

Sedang apa ?

Di rumah Lia

Sedang apa ?

Masih di rumah Lia

Sedang apa?

(tak ada jawaban lagi)

Do u still love me ?

Kita berteman saja ya,perasaannya udah beda sekarang..thanks for everything,sorry…

Baiklah..sama-sama..

Minggu malam itu, semua hening. Seperti kota Stuttgart sedetik setelah wasit Viktor Kassai meniup peluit panjang tanda usainya pertandingan semifinal Jerman vs Spanyol. Sangat hening.Indahnya cinta kita, seindah tim panser melumat Inggris dan menggilas Argentina. Tiba-tiba keindahan itu hilang. Michael Platini bisa menjelaskan kepala Puyol yang membuat keheningan itu. Tapi saya tidak. Saya tak sanggup untuk bertanya,apalagi menjelaskan. I thought, it was a clean sheet. Seharusnya ada cinta.

Minggu malam itu, adalah hari penutupan Piala Dunia 2010,Novi… Mudah untuk mengenangnya!

P.S. I love u


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post